Thursday, October 29, 2015

BERTAHAN DAN MENYERANG

Ini bukan seperti yang diharapkan pertemanan
Mereka coba unjuk pencapaian, Membanggakan
Mereka coba cari pengakuan, Keberhasilan

Ini bukan seperti yang dibayangkan persahabatan
Mereka coba tarik simpati, Berhati
Mereka coba bantu dan berseru, Pamrih

Ini yang diharapkan persaudaraan
Aku diam agar kau terdengar, Bangga
Aku bicara agar kau ambil makna, Belajar

Tak perlu harus teriak agar terdengar
Tak perlu harus cerita agar dibayangkan
Dan cukup untuk bertahan saat kau terus menyerang

September 30 2015

Monday, October 19, 2015

CASSETTE STORE DAY 2015


Analog Kills The Digital Stars! adalah kalimat pertama yang muncul di otak saya ketika masuk kedalam sebuah cafe atraktif di bilangan Kemang, Jakarta Selatan. Di dalam sudah ramai penampilan dari band Sajama Cut memeriahkan halaman belakang yang terbuka dari cafe tempat event ini di selenggarakan.

Event rilisan fisik yang ide awalnya digagas di Amerika ini sebenarnya telah berlangsung sejak tahun 2008 di negara asalnya. Dan di Indonesia sendiri baru merayakan hari kaset pita internasional pada tahun 2013 dan itupun hanya di Jakarta, namun pada Cassette Store Day 2015 ini terdapat beberapa kota besar di Indonesia yang secara serentak mengadakan event tahunan ini diantaranya Yogyakarta, Bandung, Malang, Tarakan, Solo, Surabaya dan Cirebon.

Dan tepat Sabtu 17 Oktober 2015 kemarin baru saja di selanggarakan event #CSD2015 chapter Jakarta yang bertempat di Dia.Lo.Gue Artspace, Kemang. Pada Cassette Store Day tahun ini tercatat 25 tenant baik record store ( toko ) maupun online store ikut ambil bagian untuk berjualan kaset - kaset langka yang mereka miliki.

Pada hari itu band - band indie kenamaan baik asal ibu kota maupun kota besar lainnya ikut serta merilis album ataupun single dalam format kaset pita, diantaranya adalah Superglad yang merilis EP dengan judul Bersulang. Duo/ group folk asal kota Surabaya, Silampukau pun tak ketinggalan memeriahkan event kebangkitan rilisan fisik ini dengan merilis album penuh pertamanya yang bertajuk Kota, Dosa & Kenangan dalam format pita gulung tersebut.


Selain Superglad dan Silampukau masih banyak lagi band - band indie yang juga ikut meramaikan Cassette Store Day 2015 dengan merilis albumnya dalam format kaset pita, antara lain :

Polyester Embassy - Tragicomedy

Polyester Embassy - Fake/ Faker

That's Rockafeller - Panca Dasa

Bronzebois - Rabies Rock

Pijar - Selatan ( EP )

Beetleflux - Trailee ( EP )

Shirati Darma - 7

Flaming Leeds 02 - Flaming Leeds 02

Jodi In The Morning Glory Parade - B - Dide/ Remix

The Upstair - Magnet ( Cover Jimi )

The Upstair - Magnet ( Cover Kubil )

Morfem - Jungkir Balik

Twisterella - Undercontrol

Bungabel - Self - Title

It's Different Class - Paska Hipnotis

One Man Karaoke - Friends United

Napolleon - Blanktape: A

Peonies - Wish/ Lost ( Single )

Polka Wars ( Single )

Sommerhaar - Farscape Et Dives

The Monophones - A Voyage To The Velvet Sun ( Reissue )


Di padati kurang lebih 500 pengunjung, event #CSD2015 hari itu berlangsung sukses ditambah dengan kabar mengejutkan yang di lansir oleh pihak Majemuk Records selaku distributor kaset pita album Jungkir Balik, Magnet!Magnet! serta Kota, Dosa & Kenangan lewat akun Instagram nya bahwa kaset dari band Morfem, The Upstairs dan Silampukau habis terjual di seluruh kota di Indonesia yang turut mengadakan #CSD2015.




Dalam acara yang di selenggarakan mulai pukul 11.00 sampai 21.00 itu juga ada sederet band penampil seperti Peonies, Zzuf, Bedchamber, Sajama Cut, Lightcraft, Gizpel, That's Rockafeller, Superglad, Polka Wars dan DJ Kaset Pemudasinarmas yang turut serta membuat suasana semakin meriah.


Suasana kemeriahan #CSD2015 chapter Jakarta.

Saturday, October 10, 2015

ROCK PESTA LIAR

Akhir minggu sudah tiba
Dimana kita menggila?
Rossi dan Bulungan gelar pesta
Destinasi jatuh pada cafe di Ampera


Pakai tshirt idolamu
Bandana jangan tertinggal
Genggam botol alkoholmu
Tak sadar pasti akan lebih menyenangkan


Rock pesta liar ia kumandangkan!
Rock pesta liar keras dan senang - senang!


Gitar pertama terdengar
Tanda menari lebih liar
Pedal bass menggetarkan
Vokal lantang kutuk sistem tak relevan



Adalah sebuah anthem senang - senang yang saya ciptakan bersama band saya Mangsa, yang di dedikasikan penuh untuk mereka yang tak pernah melewatkan satu kalipun malam minggu mereka untuk menonton konser band favoritnya bersama teman!
You're the fukkin rule..!!!

Thursday, October 8, 2015

LINEAR

Apa yang kau lakukan tatkala hujan berjanji untuk kembali esok hari.
Menepiskan tiap bulirnya karena tau esok ia akan datang dan berulang.

Aku tidak demikian!

Karena seribu rintiknya nihil ku rengkuh pertanggung jawabannya.

Aku takut awannya, anginnya dan mentarinya menolak koalisi presipitasi dan aku merugi.
Rugi atas asa yang ku junjung tinggi.
Rugi atas ingkar yang tidak menjadikannya linear.


September 22 2015



Puisi ini sebenarnya di buat berdasarkan tantangan seorang teman yang cukup sering menginspirasi saya secara personal. Dan jika memutar jauh ke belakang, dulu kegiatan menulis puisi sebenarnya cukup sering saya lakukan, tepatnya saat duduk di Sekolah Menengah Pertama.

Namun dikarenakan sistem pengarsipan yang kurang baik pada masanya, jadilah tak ada yang tersisa dari kumpulan bait hiperbola yang saya ciptakan pada saat itu.

Dan saat di tantang untuk menulis puisi kembali! Kenapa tidak?!